Kamis, 08 Oktober 2009

Pieces

"Where do you want to go my heart? anywhere, anywhere out of this world."
-CrimeThinc-

Siapa yang menepi di kedalaman jiwa, dialah yang melabuhkan tajamnya parang. Seseorang yang siap untuk terjun kedalam api. Tidak perlu lagi meragukan kebimbangannya. Apalagi bila melihatnya tertawa, tentu sudah terasa tentram. Ikuti saja kemana ia melangkah.
   
Seperti malam itu di kios roti bakar Jalan Ambon dengan kopi dan rokok sebagai pelengkap. Dia hadir diantara ketakutan dan harapan. Menawarkan sebatang rokok, meminjamkan sepeser uang.

"Tidak perlu resah," katanya, "bagaimanapun juga, malam ini tidak akan sama dengan esok."

Dia terus bersenandung, walaupun kerisauan membelah-belah nyali
   
    Tujuh tahun sudah sekarang, dan dia hanya menjadi kilasan sesaat
    butiran debu yang tersinari oleh cahaya mentari
    melayang, hilir-mudik bersama ribuan debu lainnya
    tapi, dia telah menancapkan kehadirannya
    tidak akan pernah tergantikan oleh apa pun,
    pancaran sinar matanya,
    gaya merokoknya,
    kebiasaan menyilangkan tangannya ketika cemas,
    tawanya yang terbahak,
    perasaannya tentang cinta,
    kebenciannya yang meluap,
    tatapannya yang tajam,
    hilir-mudik...

Tentu tidak akan pernah tergantikan. Tentu tidak akan. Terlalu berharga untuk ditukar dengan apapun. Terlalu keterlaluan untuk dibungkus dan dibuang ke tong sampah


    
   

 

14 komentar:

pn punya cerita mengatakan...

jadi mikir tujuh ahun lalu gue ngapain ya?
saking ga ingetnya, mungkiin memang benar, hari ini pun akan menjadi kilasan sesaat masa lalu tujuh tahun ke depan

Yas Dong mengatakan...

akika jadi inget waktu masih ngebencong dulu ya, bow.. :)

astri arsita mengatakan...

hmn, coz boys don't cry?

abo si eta tea mengatakan...

...bukan tentang lagu the cure deh kayany cil. hehe.

abo si eta tea mengatakan...

bukannya diterus atuh yas. hehe.

abo si eta tea mengatakan...

sok dipikirin dulu N. heu.

dyah nur'aini mengatakan...

Ciee..abooo! Kiwkiw..jgn lupa kalo pinjem duit dbalikin.. *sptny komen si aku plg teu penting.hahaha..*

abo si eta tea mengatakan...

Apalagi tulisan yang kamu komentarin dyaaaahhh.

astri arsita mengatakan...

jadi yang penting itu yang gimana bo? :p

abo si eta tea mengatakan...

nu bisa ngasih manfaat, acil.
manfaat nu teu ngabobodo batur,
nu teu manfaatkeun batur,
nu teu kahayang sorangan wae nu kudu digugu.

astri arsita mengatakan...

ooh, yah, semua tulisan penting kalau gitu :D

afwan albasit mengatakan...

siap pak ustadz

abo si eta tea mengatakan...

jug...geura wudhu ditu. sholat-sholat.

abo si eta tea mengatakan...

jug...geura wudhu ditu. sholat-sholat.