Pertama yang kuingat adalah pertemuan dengan Giwang dalam sebuah peliputan. Dia baru bekerja di sebuah media ekonomi. Saat itu, dia berada dalam kondisi yang sama dengan ku: sama-sama baru, sama-sama tidak mengerti. Akan tetapi, ada satu yang menonjol dari Giwang, yakni keinginan tahuannya, kegigihannya, dan ketelitiannya.
Tampilkan postingan dengan label cerita lama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita lama. Tampilkan semua postingan
Minggu, 23 Juni 2013
Senin, 20 Agustus 2012
Cerita Lama IV
Posted by abo on May 24, '10 2:40 PM for everyone
Kota
bisa menjadi tempat yang asing bagi penghuninya. Padahal jajaran gedung
yang menjulang serasa menembus langit beserta papan reklame yang
terpasang di kiri dan kanan jalan perkotaan konon adalah simbol
kemakmuran sebuah kota. Seperti yang pernah kudengar dari pepatah lama:
"kemakmuran sebuah masyarakat dimana corak produksi kapitalis muncul,
menampakkan dirinya dalam wujud “an immense collection of commodities"
atau mengoleksi komoditi sebanyak-banyaknya.”
Cerita Lama III
Posted by abo on Aug 16, '10 5:25 PM for everyone
Sebuah
catatan kecil tentang percakapan tidak betul yang terjadi antara dua
orang yang, sayangnya, tidak betul juga. Semuanya terjadi di penghujung
senja. Di ujung tanduk harapan dan ketakutan.
Di bawah ini adalah percakapan-percakapan yang masih bisa diingat. Karena masih mengkonsumsi ganja dan nonton film porno, jadi sori-dori kalo ada pihak yang merasa ditipu karena kalimatnya ada yang hilang atau ga tepat susunan katanya. Maklum, manusia biasa yang masih berusaha menegakkan sholat lima waktu.
Di bawah ini adalah percakapan-percakapan yang masih bisa diingat. Karena masih mengkonsumsi ganja dan nonton film porno, jadi sori-dori kalo ada pihak yang merasa ditipu karena kalimatnya ada yang hilang atau ga tepat susunan katanya. Maklum, manusia biasa yang masih berusaha menegakkan sholat lima waktu.
Langganan:
Postingan (Atom)